3 Hal Yang kemungkinan Bisa Terjadi Pada Nasib Liga 1 Usai Rapat

3 Hal Yang kemungkinan Bisa Terjadi Pada Nasib Liga 1 Usai Rapat

Berita Terbaru – Meeeting Liga 1 dan Liga 2 2020 yang luar biasa akan diadakan oleh asosiasi sepak bola indonesia dan panitia penyelengara liga 1 indonesia (LIB) di sebuah hotel bintang lima kemaren. Mengingat pos Presiden Joko Widodo dan meningkatnya jumlah penghuni yang dihadapkan pada infeksi Corona, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berfokus pada bahwa persaingan Shopee League 1 dan League 2 2020 ditunda secara otoritatif selama sekitar empat belas hari.

3 Hal Yang kemungkinan Bisa Terjadi Pada Nasib Liga 1 Usai Rapat

Iwan Bule – sebagai sambutan alami Mochamad Iriawan mengatakan kemudian ia melatih PT LIB untuk menyesuaikan kalender permainan. Kenyataan di atas tentu memiliki banyak konsekuensi bagi pemain sepak bola nasional. Dua kelompok menjadi pemain. Selain itu, penundaan selama sekitar empat belas hari mungkin dapat diperluas jika episode infeksi Corona belum mereda. Penulis juga berusaha untuk mengumpulkan dampak potensial yang muncul dari penundaan Shopee Liga 1 2020.

Yang pertama adalah Program Tim yang tidak rapi

Penundaan Shopee Liga 1 2020 ketika itu hanya tiga minggu bergerak secara positif tidak menguntungkan bagi semua pesaing. Karena di panggung seperti sekarang, grup benar-benar membutuhkan satu ton pertandingan untuk menggabungkan grup. Masalahnya adalah pada dasarnya mengadakan uji koordinat juga tidak praktis dalam keadaan infeksi Corona seperti ini.

Yang kedua adalah Kondisi pemain mungkin bisa menurun

Dalam hal penangguhan oposisi terus berlangsung sekitar empat belas hari itu juga dapat menyebabkan kondisi fisik pemain berantakan. Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa persiapan masing-masing kelompok tidak akan berjalan secara ideal. Karena satu pendekatan untuk mencegah penyebaran infeksi Corona adalah untuk menahan latihan yang melibatkan banyak individu.

Yang ketiga adalah Anggaran Tim Swell

Mempertimbangkan persaingan sepak bola top Eropa, misalnya, Liga Premier Inggris dan Serie A Italia, ada kemungkinan bahwa jalannya oposisi musim ini akan lebih lama. Jika itu terjadi di Shopee Liga 1 2020, pada saat itu batas pengeluaran semua kelompok semakin membengkak. Keadaan semakin membingungkan jika pada akhirnya oposisi meninggalkan pengamat. Pada saat itu, kelompok-kelompok kehilangan pendapatan dari penawaran tiket.

Yang keempat adalah Masyarakat Tanpa Hiburan

Dengan usulan Presiden Jokowi untuk membatasi latihan di luar rumah, jaringan pasti membutuhkan pengalihan untuk menginvestasikan banyak energi di rumah. Sepak bola bisa menjadi salah satu dari kantor pengalihan ini. Masalahnya saat ini bukan hanya Liga 1, semua persaingan sepak bola top Eropa juga harus menghentikan roda persaingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *