Melihat Bebebrapa Koleksi Buku Kuno Di Perpustakaan Privat Tertua Di Dunia

Melihat Bebebrapa Koleksi Buku Kuno Di Perpustakaan Privat Tertua Di Dunia

Berita Terbaru – Cari beberapa tempat hits untuk berfoto dan diupload di sosial media atau coba beberapa kuliner khas waktu bertandang ke suatu negara umumnya jadi tujuan utama rata-rata traveler millennial saat ini. Tetapi sebetulnya masih banyak hal yang dapat dikerjakan waktu jalan jalan, diantaranya memperkaya pengetahuan mengenai negara yang didatangi.

Melihat Bebebrapa Koleksi Buku Kuno Di Perpustakaan Privat Tertua Di Dunia

Bila kamu terhitung traveler yang menyukai kenal riwayat negara lain, karena itu gagasan berlibur seterusnya dapat memperhitungkan hadir ke Ningbo, Zhejiang, China. Ningbo yang ada di selatan Zhejiang adalah salah satunya kota paling tua China serta menaruh beberapa riwayat berdirinya China dari dinasti ke dinasti.

Ningbo jadi tempat berdirinya Tianyige Museum, tempat disimpannya beberapa ratus ribu buku dari jaman kuno. Ruang seluas 31.000 mtr. per sisi ini mempunyai koleksi 300 ribu buku kuno. Dimana 80 ribu salah satunya adalah edisi langka yang masih ada dalam keadaan baik.

Tianyige Museum dahulunya ialah tempat tinggal Fan Qin, petinggi militer tingkat tinggi dari Dinasti Ming. Kesenangannya pada buku membuat Fan Qin tempatkan koleksi bukunya di perpustakaan spesial serta sampai sekarang jadi satu diantara tiga perpustakaan private paling tua di dunia.

Buku-buku koleksi Fan Qin disimpan dalam ruang dengan penyelamatan ketat serta perawatan spesial. Semua buku yang rata-rata berisi rekaman riwayat lokal serta kontrol kekaisaran diletakkan dalam almari kayu yang dibuat dari pohon Cinnamomum Camphora.

Kayu champor ini mempunyai aroma ciri khas yang bisa menghindarkan buku dari kutu, rayap dan serangga lain yang dapat mengakibatkan kerusakan keadaannya. Diluar itu dipakai rempah-rempah spesial untuk jaga ketahanannya. Koleksi buku di Tianyige Museum ini disimpan dalam bangunan yang dibangun semenjak 1980an. Tetapi pada Dinasti Ming, buku-buku diletakkan dalam perpustakaan kuno, dengan pengawasan ketat.

Siapa saja yang ingin membaca buku dilarang membawanya keluar dari perpustakaan. Di seputar bangunan perpustakaan yang dibangun pada 1561 – 1566 itu diresmikan larangan merokok untuk jaga keawetan buku. Siapa juga yang menyalahi ketentuan, walau ia ialah keluarga Fan Qin sendiri, akan dikasih hukuman.

Tidak hanya perpustakaan sebagai daya tarik penting museum ini, pengunjung dapat juga lihat beberapa koleksi Mah-jong dibagian lain bangunan yang disebutkan Chen Ancestral House. Ruang ini menaruh beberapa puluh type Mah-jong yang materialnya dibuat dari tulang serta bambu. Ningbo sendiri, diketahui jadi The Origin of Mah-jong alias tempat sebagai asal mula permainan Mah-jong.

Kompleks Tianyige Museum atau dikenal juga dengan nama Tianyige Pavilion berada di Tianyi Street No. 10, Distrik Haishu, Ningbo, Zhejiang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *