Rahmat Darmawan Siap Menghadapi Mantan Rekan Nya Raisman

Rahmat Darmawan Siap Menghadapi Mantan Rekan Nya Raisman

Berita Terbaru – Laga Madura United versus PS Tira-Persikabo di minggu ke-25 Liga 1 2019 akan jadi pertemuan pertama Rahmad Darmawan dan Rasiman dengan status yang sama yaitu sama sama berstatus pelatih. Pertandingan Madura United versus PS Tira-Persikabo akan diadakan di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Rabu (30/10/2019) nanti malam.

Rahmat Darmawan Siap Menghadapi Mantan Rekan Nya Raisman

RD akan dampingi teamnya, Tira-Persikabo, untuk melawan Madura United yang sekarang ditukangi bekas asistennya, Rasiman. RD – panggilan Rahmad Darmawan – serta Rasiman sempat bekerja bersama jadi pelatih serta asisten pelatih di beberapa club, Rasiman mempunyai ikatan yang kuat dengan Rahmad Darmawan.

Dari RD juga, Rasiman banyak belajar bagaimana jadi satu orang pelatih kepala. Kebersamaan ke-2 pelatih ini diawali waktu SEA Games 2013. Saat itu, Rasiman temani RD jadi pemasok data statistik untuk tim nasional U-23 Indonesia. Mulai sejak itu, Rasiman serta RD jadi ganda yang tidak dipisahkan.

Cerita bersambung waktu RD terima penawaran jadi pelatih di team asal Malaysia, Terengganu FC. Disana, ia dibarengi oleh Rasiman. Usai di Liga Malaysia, RD selanjutnya bawa pelatih dari Banjarnegara itu ke Sriwijaya FC. Sayangnya gonjang-ganjing yang berlangsung pada Sriwijaya FC musim kemarin memisahkan keduanya. RD terlebih dulu tinggalkan Laskar Wong Kito sesudah putuskan mengundurkan diri.

Selain itu, Rasiman yang sempat bertahan lalu pindah ke Madura United jadi asisten pelatih Dejan Antonic. “Saya rasa waktu terus berjalan terus serta hal ini pernah saya alami seperti waktu bersama dengan coach Aji Santoso waktu SEA Games bersama. Lalu, mendadak saya harus bertemu jadi team berlainan menantang coach Widodo CP,” papar RD waktu ditanyai wartawan masalah reuninya dengan Rasiman.

“Terdapat beberapa asisten pelatih sebagai head coach serta diantaranya ialah coach Rasiman,” sebut ia . Selanjutnya, RD menyebutkan, Rasiman jadi pelatih yang mempunyai kekuatan besar. Ditambah lagi, bekas asistennya itu dapat menunjukkan diri dengan jadi pelatih kepala Madura United. Oleh karenanya, RD tidak melihat Rasiman jadi asisten pelatihnya.

“Jadi, seperti saya katakan sepak bola itu dinamis ada yang perlu bergerak serta bergerak,” tuturnya. RD juga menanti surprise yang akan diberi Madura United dibawah polesan Rasiman. Karena, RD akui buta dengan kemampuan pasukan Rasiman sekarang. “Saya tidak paham banyak bagaimana perubahan coach Rasiman pada sebuah tahun paling akhir ini,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *